FEATURE
Penutup Luka
Kini suara tangis dan sedih berganti dengan tawa. Sehari-hari diisi dengan tangisan bayi mungil yang baru lahir di keluargaku. Ini sedikit menutup sedikit luka hati pada semua anggota keluarga. Koo, kamo tak terlalu dapat terlalu sedih karena ada seorang anggota keluarga baru yang hadir. Ini sungguh suatu penutup luka yang tepat dan saat yang tepat.
Sejak kakak perempuanku pergi kembali, ibu selau termenung dan melamun. Tak terasa pun setetes air mata tumpah dari bola matanya yang sedikit membengkak. Akan tetapi, kini ibu tak terlalu sedikit termenung, ia jauh lebih ceria dibandingkan sebelumnya. Saya berharap dengan kehadiran bayi mungil di keluarga kami in menjadikan kami harapan baru padanya. Ayah dan ibunya (Kakak laki-lakiku dan kakak ipar) menjadi tak terlalu larut dalam kesidehan. Begitupun kami semua.
BERITA
Vihara Kosong Pengabdi Kurang
Palembang, Sumatera Selatan
Jumat (8/5) Vihara Akar Dharma kekuranganpengabdi saat akan bersembahyang hari besar. Tak lain tak bukan, pengabdi yang ada kira-kira sekitar 15 orang.
Pada saat akan memulai acara, aula besar terlihat sangat sepi. Ini disebabkan karena para umat kebanyakan pergi ke Jambi untuk menghadiri acara. Para pengabdi yang hadir saat itu adalah para remaja dan jumlahnya sangat sedikit. “Ternyata kita jangan selalu mengandalkan orang-orang lama”, ujar Cen-Cen selaku pengurus acara pada hari itu.
Akan tetapi, sedikitnya jumlah pengabdi tak membuat acara terhenyi. Acara tetap berjalan dengan cukup lancer. Tak terlalu terlihat kekurangan yang ada, para pengabdi pun melakukan tugas dengan sebaik-baiknya.
Kamis, 14 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar